Meningkatnya Permintaan akan Kecantikan Berkelanjutan di Asia Tenggara

Di seluruh Asia Tenggara, keberlanjutan bukan lagi sekadar tren—ini adalah standar baru. Apa yang dulunya dianggap sebagai "kecantikan hijau" kini hanyalah kecantikan . Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa 65% konsumen ASEAN lebih menyukai produk nabati bebas bahan kimia, dengan 40–50% bersedia membayar lebih untuk kemasan berkelanjutan atau pilihan yang bersumber secara lokal (Future Market Insights). Menurut GlobalData , tanggung jawab lingkungan secara signifikan membentuk keputusan kecantikan bagi hampir setengah dari pembeli di Asia-Pasifik. Hal iniさらに didukung oleh fakta bahwa transparansi bahan terus meningkat sebagai pertimbangan utama dalam pembelian (Euromonitor) .

Konsumen yang Cermat dalam Memilih Bahan Makanan Mengajukan Pertanyaan yang Lebih Cerdas

Munculnya tren kecantikan alami telah memberdayakan lebih banyak konsumen di Asia Tenggara untuk melakukan riset sendiri. Banyak pembeli sekarang membaca label bahan, mencari informasi tentang bahan aktif botani, dan membandingkan formula sebelum membeli. Mereka menginginkan bukti bahwa produk tersebut efektif, bersumber secara etis, dan cocok untuk kulit mereka.

Oleh karena itu, jika suatu produk mengklaim dapat menenangkan, mencerahkan, atau melindungi, konsumen ingin mengetahui mengapa , bagaimana , dan dengan apa — itulah sebabnya edukasi terperinci yang berfokus pada bahan-bahan menjadi harapan inti merek, bukan sekadar tambahan.

Kekayaan Alam Indonesia dan Tanggung Jawab yang Menyertainya

Indonesia terletak di persimpangan keanekaragaman hayati yang luar biasa, dengan tanah vulkanik yang subur, kelembapan tropis, dan sistem pengetahuan tradisional yang menjadikannya gudang harta karun botani. Mulai dari buah-buahan kaya antioksidan hingga rempah-rempah dan teh warisan, negara ini menawarkan bahan-bahan dengan manfaat perawatan kulit yang ampuh, yang sangat cocok dengan iklim Asia Tenggara.

Namun, kekayaan alam ini membawa serta tanggung jawab.

Di From This Island, kami tidak menganggap enteng hal ini. Kami memilih bahan-bahan seperti Buah Merah , Teh Jawa , dan Mentega Illipe bukan hanya karena khasiatnya, tetapi juga dengan penuh perhatian dan niat melalui kerja sama dengan petani kecil, pemanen liar, dan komunitas yang menjaga kelestarian tumbuhan-tumbuhan ini.

Bagi kami, keberlanjutan berarti memastikan bahwa apa yang kami ambil dari tanah, kami kembalikan dengan cara yang bermakna, baik itu melalui pengadaan yang adil, ketelusuran bahan baku, atau meminimalkan limbah melalui pengemasan yang bijaksana.

Kesimpulan: SEA Beauty Sedang Berubah — Menjadi Lebih Baik

Dengan kekayaan sumber daya alam dan populasi yang lebih muda, lebih berpengetahuan, dan sangat sadar akan pentingnya lingkungan, Asia Tenggara tidak hanya mengikuti gerakan kecantikan alami global. Asia Tenggara juga turut mendefinisikannya.

Bagi merek seperti kami, itu berarti hadir dengan kejujuran, ketertelusuran, dan rasa hormat yang mendalam terhadap ekosistem dan orang-orang yang memungkinkan terciptanya keindahan produk kami.

Kembali ke blog
1 dari 4