Peptida dalam Perawatan Kulit: Manfaat, Sensitivitas, dan Cara Menggunakannya untuk Anda

Peptida telah menjadi bintang yang diam-diam bersinar dalam perawatan kulit. Dikenal karena sifatnya yang mengencangkan, menghidrasi, dan memperbaiki lapisan pelindung kulit, peptida sering direkomendasikan untuk siapa pun yang ingin mengembalikan kekenyalan kulit yang lelah atau menghaluskan garis-garis halus — terutama bagi mereka yang merasa bahan aktif yang lebih kuat terlalu keras.

Itulah mengapa Anda akan menemukan peptida di banyak pelembap, krim mata, dan serum saat ini, termasuk Papua Red Fruit Plumping Cream kami, di mana kami memadukannya dengan bahan-bahan botani yang menutrisi untuk membantu menghidupkan kembali kulit.

Berikut penjelasan tentang peptida, mengapa peptida sangat disukai, dan bagaimana mengetahui apakah peptida tepat untuk rutinitas perawatan kulit Anda.

Apa Itu Peptida, dan Mengapa Kita Menggunakannya?

Peptida adalah rantai pendek asam amino yang membantu membentuk protein yang dibutuhkan kulit Anda agar tetap kencang dan sehat. Ketika diaplikasikan secara topikal, peptida tertentu mengirimkan sinyal yang memberi tahu kulit Anda untuk memperbaiki dirinya sendiri, meningkatkan hidrasi, atau memperkuat lapisan pelindung (Resende et al., 2021) .

Menurut survei olehDepology (2023), sebagian besar pengguna melaporkan peningkatan yang terlihat pada kekenyalan dan kekencangan setelah penggunaan peptida secara teratur — yang mendukung mengapa bahan-bahan ini sering ditemukan dalam serum dan pelembap untuk kulit yang lelah dan dehidrasi.

Penelitian seperti yang dilakukan oleh Zague et al. (2018) lebih lanjut menunjukkan bahwa peptida kolagen dapat meningkatkan elastisitas dan kehalusan kulit. Karena seringkali lebih lembut daripada bahan aktif seperti asam atau retinoid, peptida kolagen populer dalam produk yang dibuat untuk kulit kering, lelah, atau reaktif.

Itulah mengapa kami menyertakan peptida dalam Papua Red Fruit Plumping Cream kami — untuk mendukung lapisan pelindung kulit Anda, mengembalikan kekencangan, dan membantu Anda memasuki era kulit lembut saat tidur .

Jadi, mengapa reaksi masih terjadi?

Bahkan bahan-bahan yang lembut pun dapat menyebabkan masalah pada jenis kulit tertentu. Reaksi terhadap peptida dapat berasal dari:

  • Penghalang kulit yang terganggu atau meradang
  • Jenis atau konsentrasi peptida yang digunakan
  • Bahan lain dalam formula tersebut yang bertindak sebagai pemicu.

Sebuah ulasan oleh Resende et al. (2021) mencatat bahwa peptida, meskipun umumnya aman, terkadang dapat mengiritasi kulit yang sangat sensitif, terutama bila dikombinasikan dengan bahan aktif lainnya seperti asam.

Sebagian besar reaksi yang kami amati berupa kesemutan atau kemerahan ringan, seringkali di sekitar pipi atau area mata. Efek ini biasanya bersifat sementara, tetapi tetap penting untuk diperhatikan.

Bagaimana Kami Mendengarkan dan Melakukan Perbaikan

Sejak peluncuran Papua Red Fruit Plumping Cream kami , beberapa pengguna mengalami iritasi, terutama jika mereka baru pertama kali menggunakan peptida atau menggunakan produk ini bersamaan dengan eksfolian.

Berikut yang kami lakukan sebagai tanggapan:

  • Mempermudah pencarian petunjuk uji tempel di saluran media sosial kami.
  • Memberikan tips penggunaan yang lebih jelas untuk menggabungkan peptida dengan bahan aktif lainnya.
  • Mengumpulkan masukan dari pengguna yang terdampak agar kami dapat belajar dan beradaptasi.
  • Jika Anda Mengalami Reaksi

Jika Anda merasa tidak nyaman setelah menggunakan suatu produk, berikut rekomendasi kami:

  1. Berhenti menggunakan produk tersebut
  2. Bilas wajah Anda dengan air dingin atau hangat kuku.
  3. Hindari semua bahan aktif (seperti asam atau retinoid) selama beberapa hari.
  4. Gunakan pelembap lembut tanpa pewangi.
  5. Hubungi kami, kami siap membantu.

Untuk membantu kulit Anda beradaptasi dengan aman, kami selalu menyarankan uji tempel, terutama saat mencoba bahan aktif baru seperti bakuchiol, retinoid, atau peptida. Oleskan sedikit di belakang telinga atau di bagian dalam lengan Anda dan tunggu 24–48 jam sebelum penggunaan penuh.

Kembali ke blog
1 dari 4